beasiswa, Japan, perjalanan, travelling

Biaya Trip ke Jepang Tanpa Tour 2018 7 Hari 6 Malam + Bawa Baby!

Halo semua! buat kalian yang lagi cari referensi biaya dan itinerary kalian tepat banget mampir ke tulisan ini, karena akan kami share semua biaya dan itinerary berdasarkan pengalaman kami di blog ini.

Singkat cerita kami berangkat ke Jepang itu karena kebetulan sang istri ada seminar untuk publikasi dan oral presentation di Kyoto tanggal 17 – 18 April 2018 (biaya pesawat dan akomodasi istri ditanggung LPDP :D) yauda sekalian aja kami jalan jalan sekeluarga. Persiapan kami cukup singkat sekitar 1,5 bulan sejak pengumuman paper lolos tanggal 7 Maret 2018.

Perjalanan kami dimulai dari Osaka (2 malam) – Kyoto (3 malam) – Tokyo (1 malam). Kami mendarat di Kansai Airport jalan jalan ke Dotonbori, Shinsaibashi, Universal Studios Japan, Kaiyukan, Tempozan Ferris Wheel dan Osaka Castle. Di Kyoto kami ke Kyoto imperial palace, sewa kimono di Gion, Fushimi Inari, Arashiyama. Di Tokyo kami ke Shibuya, Akihabara, Asakusa kemudian pulang ke Indonesia dari bandara Haneda.

Continue reading “Biaya Trip ke Jepang Tanpa Tour 2018 7 Hari 6 Malam + Bawa Baby!”

Advertisements
beasiswa, Love

Our LPDP story 2015

Tas LPDP oleh-oleh PK-55

 Juli 2015 berhasil bujuk calon suami untuk sama-sama berjuang apply LPDP. Tujuan Luar Negeri, Belanda, Utrecht. (Karena terinspirasi dari senior yang beasiswa keluar negeri setelah menikah).Setelah berjuang belajar TOEFL ITP, saya mengikuti tes 3 kali dan calon suami 2 kali tes, hasilnya tidak kunjung sampai 550 😂😂.
In the end, saya tetep daftar dengan tujuan Dalam Negeri. Tapi disatu sisi calon suami saya gagal submit pendaftaran online karena website LPDP sempet crash dihari terakhir pendaftaran 19 Oktober 2015. Padahal berkas untuk pendaftaran sudah terkumpul semua.

Waktu berjalan, Alloh SWT memberi rencana lain. Saya tetep lanjut berjuang dengan mengikuti seleksi LPDP. Bulan November 2015 lolos seleksi administrasi, mengikuti seleksi wawancara, LGD (Leader Group Disscusion) dan Essay on the spot kemudian Alhamdulillah diterima menjadi awardee LPDP batch IV tahun 2015 bulan Desember 2015. Sedangkan si cami fokus dengan pekerjaanya. Saya sudah coba bujuk lagi untuk apply tahun ini, somehow kadang laki-laki punya pemikiran lain dan prioritas lain. But I am sure kita bisa achieve mimpi kita suatu saat nanti, untuk sekolah bareng di luar negeri. Aamiin. Sekarang salah satu mimpi kita sudah di depan mata, menikah. Fokus pada menikah tahun ini kemudian kita susun mimpi-mimpi yang lain. Satu demi satu kita berjuang menggapai mimpi kita.

Perbedaan itu selalu ada terutama perbedaan pandangan dan pemikiran, kita tidak boleh memaksakan kehendak atau pemikiran kita pada pasangan kita. Boleh saja kita memberi pendapat atau berdiskusi namun tetap hargai juga pendapat pasanganmu, perbedaan itu bukan hal yang perlu dihindari. Bisa saling menghargai dan memahami satu sama lain dalam perbedaan akan membuat hubungan kita lebih harmonis. Jika pada satu titik kalian menemukan perbedaan, cobalah diskusikan dan ambil jalan terbaik dengan tidak saling melukai satu sama lain.

View on Path

beasiswa

Persiapan Awal Pendaftaran LPDP

Tahun 2015 menjadi langkah besar yang saya lakukan untuk mencapai salah satu mempi saya menjadi seorang akademisi dan peneliti. Saya memutuskan untuk melanjutkan studi Magister dan mendaftar salah satu beasiswa yang sangat diminati para mahasiswa Indonesia yaitu BPI LPDP.

Periapan awal dan sangat dasar yang saya lakukan adalah menetapkan pilihan studi dan universitas yang saya tuju. Menetapkan hati, menguatkan niat untuk melakukan studi S2. Mengetahui alasan-alasan kuat kenapa saya harus menjadi seorang awardee BPI LPDP, kenapa saya harus menjadi seorang dosen. Setelah saya menemukannya, saya menuangkannya kedalam essay.

Sebelum mendaftar sering-seringlah membaca, apa itu LPDP, Visi Misi LPDP, apa saja persyaratannya, bagaimana tahapan yang akan kamu lalui. Banyaklah membaca, budayakan membaca sebelum bertanya. Berdiskusilah dengan teman atau senior yang sudah lulus LPDP pada batch sebelumnya. Sering-sering browsing, buka blog-blog awardee LPDP sebelumnya, kunjungi facebook yang berisi diskusi tentang materi-materi LPDP.

Temukan apa motivasi terbesarmu, percaya dirilah dengan apa yang kamu punya. Kuatkan hati dan niat. Banyak berdoa

Jika kita mau, jika kita berusaha memberikan yang terbaik yang kita punya, kita pasti bisa. Setelahnya jangan lupa berdoa dan pasrahlah kepada Tuhan. Biarkan Tuhan membuka jalan.