Apa jarak Jatinangor-Jakarta bisa dibilang LDM?
Kalau saya sih selama ga bisa ketemu suami tiap hari saya akan bilang ini LDM.

Kita masih bisa ko ketemu seminggu itu 2-4 hari/ 1-3 malam. Alhamdulillah diberi flexibility waktu kerja dari kantor suami yang memungkinkan beberapa hari bekerja dirumah. 
Rasanya tak ingin mengeluh. Melihat pejuang LDM lain yang luar biasa kuatnya, jarak yang lebih jauh dan waktu menunggu yang lebih lama. 
Tapi karena memang ga mau jauh jauh, dikasih Jatinangor-Jakarta aja udah nangis-nangis. Mungkin itu juga alasan kenapa suami ga melamar pekerjaan di perusahaan BUMN atau perusahan besar lain yang mengharuskan bersedia ditempatkan dimana saja. Karena suami pun gamau jauh-jauh dari istrinya. hehe 

Beberapa bulan lalu masih bisa enjoy LDM ini. Sekarang, kenapa terasa berat??karena keadaan saya sedang hamil besar, dan sedang kuliah S2 Jatinangor-Bandung pulang pergi dan ga bisa cuti hamil seperti ibu hamil yang bekerja pada umumnya. Mengharuskan saya seminimal mungkin tidak masuk kuliah (absen). Sedangkan perut makin hari makin besar, HPL mendekat. 

Ingin rasanya pergi dan pulang kuliah di jemput suami, tanpa harus menyetir sendiri. Ditemani makan siang, ditemani suami siaga istri hamil dan melahirkan. Support secara fisik dan moril.

Saya berdoa dari semenjak hamil, kami sudah berusaha pula agar suami bisa pindah ke Bandung. Entah bekerja atau kuliah. Tapi Alloh masih belum menampakan jalan kesana. 

I knew it wont be easy, I tried my best to be strong and health. Taking care of my self and my pregnancy. Yeah, but sometime i cant hold my tears. 

“sabar sabar sabar. Insha Alloh semua ada waktunya,” bisik pada diri sendiri

Ya. Sekarang ini kami hanya bisa berdoa dan berusaha, tetap mengusahakan suami pindah ke Bandung. Menjaga kesehatan diri dan bayi dalam kandungan, and be happy. Menjalani kuliah dan belajar semaksimal mungkin. 

InshaAlloh kita akan bisa berkumpul bersama lagi yaa suami 😊
Semoga diberikan yang terbaik, kelancaran bersalin, kesehatan kami semua, keberkahan dan keselamatan. aamiin