ceritayu

Jatinangorku

Gloomy friday.
Hujan, mati lampu, dan sendirian. Cocok sekali dengan secangkir coklat panas dan selimut. Karena dirumah gelap tengok keluar menikmati indahnya langit jatinangor. Tempat lahir, tempat tinggal. Aku dewasa dan dibesarkan disini. Lihat apartemen yang tinggi di sebrang sana? Betapa banyak perubahan hanya dlm 10 tahun? 15 tahun?? seingatku dulu unpad masih tanah merah, belum sebesar sekarang. Jatos? Belum ada tuh. 😂😂

Dalam Ingatan masa kecilku dlu belum ada apartemen, jalan besarpun tak seramai sekarang. Jalan sepanjang Gang rumah dlu penuh dengan hamparan sawah. Sekarang? Bangunan2 kosan berdiri dan bertambah tahun demi tahun.

Jatinangorku sejuk dari dulu. Sekarang mungkin sedikit berbeda. Jika kemarau datang terik di sianghari tak kalah panasnya, macet? Jangan tanya, sudah bukan hal langka.

Namun bagaimanapun itu, ini adalah rumahku. Entah apa yg bisa kuberikan untuk rumahku ini kelak. Untuk tempat ku pulang, tempat nyaman berkumpul bersama keluarga ku.
Aku akan memberikan yang terbaik.

Kamu mencari tempat mengabdi? Jangan jauh2 memikirkan seIndonesia, pikirkan dlu kampung halamanmu. Mulailah dari sana.

Jatinangor, 26 Februari 2016.
Ayu shalihat – at Hegarmanah, Jatinangor, Sumedang

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s